Tugas makalah sistem pakar
Makalah Teknologi Sistem Pakar
PEMBAHASAN
I. Pengertian
Sistem Pakar
Sistem pakar atau Expert
System adalah program yang berisi pengetahuan manusia atau bertingkah
laku seperti manusia expert (manusia pakar) yang pada
aplikasinya membantu menyelesaikan masalah – masalah didunia nyata. Metode yang
digunakan adalah dengan menggunakan sekumpulan rule atau
kaidah yang didapat dari pakar, lalu dijadikan pertanyaan – pertanyaan untuk
mendapat solusi atau kesimpulan. Berikut ini beberapa pengertian sistem pakar
menurut beberapa orang ahli:
1 Menurut William Stubblefield dan George F.
Lugger (1993), menjelaskan bahwa sistem pakar adalah suatu program yang dapat
menirukan seorang pakar.
2 Menurut E. Fraim Turban (1992), menjelaskan
bahwa sistem pakar adalah sebuah program yang mengkomputerisasikan laporan yang
mencoba untuk menirukan proses pemikiran dan pengetahuan dari pakar – pakar
dalam menyelesaikan masalah.
3 Menurut Garratano dan Riley (1989), menjelaskan
bahwa sistem pakar adalah suatu sistem komputer yang bisa menyamai atau meniru
kemampuan seorang pakar.
Dari pengertian diatas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem
pakar adalah suatu aplikasi dari kecerdasan tiruan yang dapat menyelesaikan
masalah dalam bidang tertentu dan dapat bertindak sebagai penasehat seperti
seorang pakar dimana solusi atau jalan keluar yang dihasilkan sistem pakar
berkualitas seperti seorang pakar.
Jadi sistem pakar : kepakaran ditransfer dari seorang pakar (atau
sumber kepakaran yang lain) ke komputer, pengetahuan yang ada disimpan dalam
komputer, dan pengguna dapat berkonsultasi pada komputer itu untuk suatu
nasehat, lalu komputer dapat mengambil inferensi (menyimpulkan, mendeduksi, dan
lain-lain) seperti layaknya seorang pakar, kemudian menjelaskannya ke pengguna
tersebut, bila perlu dengan alasan-alasannya.
Sistem Pakar terkadang lebih baik unjuk kerjanya dari pada seorang
pakar manusia. Dengan sistem pakar, orang awam pun dapat menyelesaikan masalah
yang cukup rumit yang sebenarnya hanya dapat diselesaikan dengan bantuan para
ahli. Bagi para ahli, sistem pakar juga akan membantu aktivitasnya sebagai
asisten yang sangat berpengalaman.
Sistem pakar dikembangkan pertama kali oleh komunitas AI
(Artificial Intelligence) tahun 1960-an. Sistem pakar yang pertama adalah
General Purpose Problem Solver (GPS) yang dikembangkan oleh Newel Simon.
II. Ciri – Ciri Sistem Pakar
Ciri – ciri dari system pakar adalah sebagai berikut :
a. Terbatas pada domain keahlian tertentu.
b. Dapat memberikan penalaran pada data – data yang
tak pasti.
c. Dapat mengemukakan
rangkaian alasan – alasan yang diberikannya dengan cara yang dapat dipahami.
d. Berdasarkan pada kaidah atau rule tertentu.
e. Dirancang untuk dapat dikembangkan secara
bertahap.
f. Keluarannya bersifat anjuran.
III.Keuntungan Dan Kelemahan
Sistem Pakar
A. Keuntungan Sistem Pakar :
a. Memungkinkan orang awam bisa mengerjakan
pekerjaan para ahli.
b. Bisa melakukan proses secara berulang secara
otomatis.
c. Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar.
d. Mampu mengambil dan melestarikan keahlian para
pakar (terutama yang termasuk keahlian langka).
e. Mampu beroperasi dalam lingkungan yang
berbahaya.
f. Memiliki kemampuan untuk bekerja dengan
informasi yang tidak lengkap dan mengandung ketidakpastian. Pengguna bisa
merespon dengan jawaban ‘tidak tahu’ atau ‘tidak yakin’ pada satu atau lebih
pertanyaan selama konsultasi dan sistem pakar tetap akan memberikan jawaban.
g. Tidak memerlukan biaya saat tidak digunakan, sedangkan pada pakar
manusia memerlukan biaya sehari-hari.
h. Dapat digandakan (diperbanyak) sesuai kebutuhan dengan waktu yang
minimal dan sedikit biaya.
i. Dapat memecahkan masalah lebih cepat daripada
kemampuan manusia dengan catatan menggunakan data yang sama.
j. Menghemat waktu dalam pengambilan keputusan.
k. Meningkatkan kualitas dan produktivitas karena dapat memberi
nasehat yang konsisten dan mengurangi kesalahan.
l. Meningkatkan kapabilitas sistem terkomputerisasi
yang lain. Integrasi sistem pakar dengan komputer lain membuat lebih
efektif, dan bisa mencakup lebih banyak aplikasi.
m. Mampu menyediakan pelatihan. Pengguna pemula yang bekerja dengan
sistem pakar akan menjadi lebih berpengalaman. Fasilitas penjelas dapat
berfungsi sebagai guru.
B. Kelemahan Sistem Pakar :
a. Biaya yang diperlukan untuk membuat, memelihara dan
memeliharanya sangat mahal.
b. Sulit dikembangkan, hal ini erat kaitannya
dengan ketersediaan pakar di bidangnya dan kepakaran sangat sulit diekstrak
dari manusia karena sangat sulit bagi seorang pakar untuk menjelaskan langkah
mereka dalam menangani masalah.
c. Sistem pakar tidak 100% benar karena seseorang yang terlibat dalam
pembuatan sistem pakar tidak selalu benar. Oleh karena itu perlu diuji ulang
secara teliti sebelum digunakan.
d. Pendekatan oleh setiap pakar untuk suatu situasi atau problem bisa
berbeda-beda, meskipun sama-sama benar.
e. Transfer pengetahuan dapat bersifat subjektif dan bias.
f. Kurangnya rasa percaya pengguna dapat
menghalangi pemakaian sistem pakar.
IV. KONSEP DASAR SISTEM PAKAR
1 Keahlian
Keahlian bersifat luas dan merupakan penguasaan pengetahuan dalam
bidang khusus yang diperoleh dari pelatihan, membaca atau pengalaman.
- Teori, fakta, aturan-aturan pada lingkup
permasalahan tertentu.
- Strategi global untuk menyelesaikan masalah.
2 Ahli / Pakar
Seorang ahli adalah seseorang yang mampu menjelaskan suatu
tanggapan, mempelajari hal-hal baru seputar topic permasalahan, menyusun
kembali pengetahuan jika dipandang perlu, memecahkan masalah dengan cepat dan
tepat.
3 Pengalihan Keahlian
Tujuan dari sistem pakar adalah untuk mentransfer keahlian dari
seorang pakar ke dalam komputer kemudian ke masyarakat. Proses ini meliputi 4
kegiatan, yaitu perolehan pengetahuan (dari para ahli atau sumber-sumber
lainnya), representasi pengetahuan ke komputer, kesimpulan dari pengetahuan dan
pengalihan pengetahuan ke pengguna.
4 Mengambil Keputusan
Hal yang unik dari sistem pakar adalah kemampuan untuk menjelaskan
dimana keahlian tersimpan dalam basis pengetahuan. Kemampuan komputer untuk
mengambil kesimpulan dilakukan oleh komponen yang dikenal dengan mesin
inferensi yaitu meliputi prosedur tentang pemecahan masalah.
5 Aturan
Sistem pakar yang dibuat merupakan sistem yang berdasarkan pada
aturan-aturan dimana program disimpan dalam bentuk aturan-aturan sebagai
prosedur pemecahan masalah. Aturan tersebut biasanya berbentuk IF – THEN.
6 Kemampuan Menjelaskan
Keunikan lain dari sistem pakar adalah kemampuan dalam menjelaskan
atau member saran / rekomendasi serta juga menjelaskan mengapa beberapa
tindakan / saran tidak direkomendasikan.
Diagram struktur sistem pakar
V. ELEMEN MANUSIA YANG TERKAIT DALAM PENGGUNAAN DAN
PENGEMBANGAN SISTEM PAKAR
1) Pakar
Pakar adalah orang yang memiliki pengetahuan khusus, pendapat,
pengalaman dan metode, serta kemampuan untuk mengaplikasikan keahliannya
tersebut guna menyelesaikan masalah.
2) Perekayasa Pengetahuan
Perekayasa pengetahuan adalah orang yang membantu pakar dalam
menyusun area permasalahan dengan menginterpretasikan dan mengintegrasikan
jawaban-jawaban pakar atas pertanyaan yang diajukan, menggambarkan analogi,
mengajukan counter example dan menerangkan kesulitan-kesulitan konseptual.
3) Pemakai
· Pemakai Awam. Dalam hal ini sistem pakar
bertindak sebagai konsultan untuk memberikan saran dan solusi kepada pemakai.
· Pelajar yang ingin belajar. Sistem pakar
bertindak sebagai instruktur.
· Pembuat sistem pakar. Sistem pakar sebagai
partner dalam pengembangan basis pengetahuan.
· Pakar. Sistem pakar bertindak sebagai mitra
kerja/asisten.
VI. AREA PERMASALAHAN APLIKASI SISTEM PAKAR (DOMAIN SISTEM PAKAR)
a. Interpretasi
Yaitu pengambilan keputusan dari hasil observasi, diantaranya :
pengawasan, pengenalan ucapan, analisis citra, interpretasi sinyal, dan
beberapa analisis kecerdasan.
b. Prediksi
Memprediksi akibat-akibat yang dimungkinkan dari situasi-situasi
tertentu, diantaranya : peramalan, prediksi demografis, peramalan ekonomi,
prediksi lalu lintas, estimasi hasil, militer, pemasaran, atau peramalan
keuangan.
c. Diagnosis
Menentukan sebab malfungsi dalam situasi kompleks yang didasarkan
pada gejala-gejala yang teramati, diantaranya : medis, elektronis, mekanis, dan
diagnosis perangkat lunak.
d. Desain
Menentukan konfigurasi komponen-komponen sistem yang cocok dengan
tujuan-tujuan kinerja tertentu dan kendala-kendala tertentu, diantaranya :
layout sirkuit, perancangan bangunan.
e. Perencanaan
Merencanakan serangkaian tindakan yang akan dapat mencapai
sejumlah tujuan dengan kondisi awal tertentu, diantaranya : perencanaan
keuangan, komunikasi, militer, pengembangan politik, routing dan manajemen
proyek.
f. Monitoring
Membandingkan tingkah laku suatu sistem yang teramati dengan
tingkah laku yang diharapkan darinya, diantaranya : Computer Aided Monitoring
System.
g. Debugging dan Repair
Menentukan dan mengimplementasikan cara-cara untuk mengatasi
malfungsi, diantaranya : memberikan resep obat terhadap suatu kegagalan.
h. Instruksi
Melakukan instruksi untuk diagnosis, debugging dan perbaikan
kinerja.
i. Kontrol
Mengatur tingkah laku suatu environment yang kompleks seperti
control terhadap interpretasi-interpretasi, prediksi, perbaikan dan monitoring
kelakuan sistem.
j. Seleksi
Mengidentifikasi pilihan terbaik dari sekumpulan (list)
kemungkinan.
k. Simulasi
Pemodelan interaksi antara komponen-komponen sistem.
VII. BENTUK / TIPE SISTEM PAKAR
- Mandiri.
Sistem pakar yang murni berdiri sendiri, tidak digabung dengan
software lain, bisa dijalankan pada komputer pribadi, mainframe.
- Terkait / Tergabung.
Dalam bentuk ini sistem pakar hanya merupakan bagian dari program
yang lebih besar. Program tersebut biasanya menggunakan teknik algoritma
konvensional tapi bisa mengakses sistem pakar yang ditempatkan sebagai
subrutin, yang bisa dimanfaatkan setiap kali dibutuhkan.
- Terhubung.
Merupakan sistem pakar yang berhubungan dengan software lain,
misalnya : spreadsheet, DBMS, program grafik. Pada saat proses inferensi,
sistem pakar bisa mengakses data dalam spreadsheet atau DBMS atau program
grafik bisa dipanggil untuk menayangkan output visual.
- Sistem Mengabdi.
Merupakan bagian dari komputer khusus yang diabdikan kepada fungsi
tunggal. Sistem tersebut bisa membantu analisa data radar dalam pesawat tempur
atau membuat keputusan intelejen tentang bagaimana memodifikasi pembangunan
kimiawi, dan lain-lain.
VIII. STRUKTUR SISTEM PAKAR
2 bagian utama sistem
pakar :
· Lingkungan Pengembangan (Development
Environment)
Digunakan untuk
memasukkan pengetahuan pakar ke dalam lingkungan sistem pakar.
· Lingkungan Konsultasi (Consultation Environment)
Digunakan oleh pegguna
yang bukan pakar untuk memperoleh pengetahuan pakar.
IX. KARAKTERISTIK DAN ELEMEN SISTEM PAKAR
Sistem pakar dibuat dengan tujuan tertentu dan pastinya tujuan
tersebut bersifat untuk membantu para pakar dalam menyelesaikan suatu
masalah. Berikut adalah karakteristik yang harus dimiliki oleh sebuah
sistem pakar :
- High
Performance. Sistem harus mampu memberikan respon berupa saran (advice)
dengan tingkat kualitas yang sama dengan seorang pakar atau melebihinya.
- Adequate
response time. Sistem juga harus mampu bekerja dalam waktu yang sama
baiknya (reasonable) atau lebih cepat dibandingkan dengan seorang pakar
dalam menghasilkan keputusan. Hal ini sangat penting terutama pada sistem
waktu nyata (real-time).
- Good
reliability. Sistem harus dapat diandalkan dan tidak mudah rusak / crash.
- Understanable.
Sistem harus mampu menjelaskan langkah-langkah penalaran yang dilakukannya
seperti seorang pakar.
- Flexibility.
X. KOMPONEN-KOMPONEN YANG TERDAPAT DALAM
ARSITEKTUR/STRUKTUR SISTEM PAKAR
- User
interface (Antarmuka)
Merupakan mekanisme yang digunakan oleh pengguna dan sistem pakar
untuk berkomunikasi. Antarmuka menerima informasi dari pemakai dan mengubahnya
ke dalam bentuk yang dapat diterima oleh sistem. Selain itu antarmuka menerima
dari sistem dan menyajikannya ke dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh
pemakai.
- Basis
Pengetahuan
Basis pengetahuan mengandung pengetahuan untuk pemahaman,
formulasi, dan penyelesaian masalah. Komponen sistem pakar ini disusun
atas 2 elemen dasar, yaitu :
- Fakta. Informasi tentang obyek dalam area
permasalahan tertentu.
- Aturan. Informasi tentang cara bagaimana
memperoleh fakta baru dari fakta yang telah diketahui.
- Akuisisi
Pengetahuan (Knowledge Acquisition
- Interface
Engine (Motor Inferensi/Motor)
Elemen ini mengandung mekanisme pola pikir dan penalaran yang
digunakan oleh pakar dalam menyelesaikan suatu masalah. Mesin inferensi adalah
program komputer yang memberikan metodologi untuk penalaran tentang informasi
yang ada dalam basis pengetahuan dan dalam workplace, dan untuk memformulasikan
kesimpulan.
- Workplace
/ Blackboard
Workplace merupakan area dari sekumpulan memori kerja (working
memory), digunakan untuk merekam kejadian yang sedang berlangsung termasuk
keputusan sementara. Ada 3 keputusan yang dapat direkam :
- Rencana : Bagaimana menghadapi masalah.
- Agenda : aksi-aksi yang potensial yang sedang
menunggu untuk dieksekusi.
- Solusi : calon aksi yang akan dibangkitkan.
- Explanation
Facility (Fasilitas Penjelasan)Elemen tambahan yang akan meningkatkan
kemampuan sistem pakar. Digunakan untuk melacak respon dan memberikan
penjelasan tentang kelakuan sistem pakar secara interaktif melalui
pertanyaan :
- Mengapa suatu pertanyaan ditanyakan oleh sistem
pakar ?
- Bagaimana konklusi dicapai ?
- Mengapa ada alternative yang dibatalkan ?
- Rencana apa yang digunakan untuk mendapatkan
solusi ?
- Perbaikan
Pengetahuan
Pakar memiliki kemampuan untuk menganalisis dan meningkatkan
kinerjanya serta kemampuan untuk belajar dari kinerjanya. Kemampuan tersebut
adalah penting dalam pembelajaran terkomputerisasi, sehingga program akan mampu
menganalisis penyebab kesuksesan dan kegagalan yang dialaminya dan juga
mengevaluasi apakah pengetahuan-pengetahuan yang ada masih cocok untuk
digunakan di masa mendatang.
XI. LANGKAH-LANGKAH PEMBUATAN SISTEM PAKAR
Berikut ini langkah-langkah dalam pembuatan sistem pakar :
- Mengidentifikasi
masalah dan kebutuhan.
- Menentukan
problema yang cocok.
- Mempertimbangkan
alternative.
- Menghitung
pengembalian investasi.
- Memilih
alat pengembangan.
- Merekayasa
pengetahuan.
- Merancang
sistem.
- Melengkapi
pengembangan.
- Menguji
dan mencari kesalahan sistem.
- Memelihara
sistem.
XII. SISTEM PAKAR YANG TERKENAL
1. MYCIN
- Paling terkenal, dibuat oleh Edward Shortlife of
Standford University tahun 70-an.
- Sistem pakar medical yang bisa mendiagnosa
penyakit infeksi dan merekomendasi pengobatan.
- MYCIN membantu dokter mengidentifikasi pasien
yang menderita penyakit. Dokter duduk di depan komputer dan memasukkan data
pasien: umur, riwayat kesehatan, hasil laboratorium dan informasi terkait
lainnya. Dengan informasi ini ditambah pengetahuan yang sudah ada dalam
komputer, MYCIN mendiagnosa selanjutnya merekomendasi obat dan dosis yang harus
dimakan.
- MYCIN sebagai penasehat medis, tidak dimaksudkan
untuk mengantikan kedudukan seorang dokter. Tetapi membantu dokter yang belum
berpengalaman dalam penyakit tertentu. Juga untuk membantu dokter dalam
mengkonfirmasi diagnosa dan terapi yang diberikan kepada pasien apakah sesuai
dengan diagnosa dan terapi yang ada dalam basis pengetahuan yang sudah
dimasukkan ke dalam MYCIN, karena MYCIN dirancang oleh dokter-dokter yang ahli
di bidang penyakit tersebut.
- Kesimpulan : sistem pakar seperti MYCIN bisa
digunakan sebagai bahan pembanding dalam pengambilan solusi dan pemecahan
masalah. Keputusan terakhir atas pengobatan tersebut tetap menjadi tanggung
jawab dokter.
2. DENDRAL
Mengidentifikasi struktur molekular campuran kimia yang tak
dikenal.
3. XCON & XSEL
a. XCON
- Merupakan sistem pakar untuk membantu
konfigurasi sistem komputer besar, membantu melayani order langganan sistem
komputer DEC VAX 11/780 ke dalam sistem spesifikasi final yang lengkap.
- Komputer besar seperti VAX terbuat dari ratudan
komponen yang berbeda digabung dan disesuaikan dengan konfigurasi tertentu yang
diinginkan oleh para pelanggan.
- Ada ribuan cara dimana aseosri Pcboard, kabel,
disk drive, periperal, perangkat lunak, dan lainnya bisa dirakit ke dalam
konfigurasi yang sangat rapih. Untuk mengidentifikasi hal-hal tersebut
diperlukan waktu berhari-hari/berminggu-minggu agar bisa memenuhi spesifikasi
yang diinginkan pemesan, tapi dengan XCON bisa dalam beberapa menit.
b. XSEL
- Dirancang untuk membantu karyawan bagian
penjualan dalam memilih komponen istem VAX. Karena banyaknya pilihan karyawan
tersebut sering menghadapi kesulitan dalam memilih suatu komponen yang paling
tepat.
- Basis pengetahuan yang ada pada XSEL membantu
mengarahkan para pemesan serius untuk memilih konfigurasi yang dikehendaki,
kemudian XSEL memilih CPU, memori, periperal dan menyarankan paket software
tertentu yang paling tepat dengan konfigurasinya.
4. SOPHIE
Analisis sirkuit elektronik.
5. PROSPECTOR
- Di
desain oleh Sheffield Research Institute, akhir 70-an.
- Sistem
pakar yang membantu ahli geologi dalam mencari dan menemukan deposit.
- Basis
pengetahuan berisi bermacam-macam mineral dan batu-batuan. Banyak pakar
geologi diwawancarai dan pengetahuan mereka tentang berbagai bentuk biji
deposit dimasukkan ke dalam sistem pakar.
- Ahli
geologi melacak biji deposit dengan pergi ke lapangan untuk meninjau medan
dan mengumpulkan bukti yang ada seperti ciri-ciri geologi dicatat, sampel
tanah dan batu-batuan. Sistem pakar mengevaluasi areal dalam bentuk
pertanyaan dan data-data tersebut dimasukkan, kemudian Prospector
memberikan rekomendasi yang menunjukkan jumlah deposit yang ada dan apakah
menguntungkan atau tidak bila dieksplorasi atau di bor lebih lanjut.
6. DELTA
Dibuat oleh perusahaan General Electric (GE) membantu karyawan
bagian pemeliharaan mesin lokomotif diesel dalam memantau mesin-mesin yang
tidak berfungsi dengan baik dan membimbing ke arah prosedur perbaikan.
7. FOLIO
- Sistem
pakar yang menolong stock broker dan tugas manajer dalam menangani
investasi bagi kepentingan para langganannya. Stock broker mewawancarai
langganan untuk menentukan tujuan sumber dan investasi mereka.
- FOLIO
bisa memberikan rekomendasi tentang keamanan investasi, mengevaluasi stock
beresiko tinggi,menghitung pengembalian modal, dan membuat keputusan dalam
hal pemasaran suatu komoditi.
- Membantu
para perencana keuangan untuk memperkecil kerugian karena pajak, inflasi
atau faktor lain misal turun naiknya nilai mata uang.
8. EL
- Digunakan
untuk menganalisa dan membantu rekayasa rancangan sirkuit elektronik yang
terbuat dari transistor, dioda dan resistor.
- Diagram
skematik dari sirkuit ini dimasukkan ke dalam komputer dan EL menganalisis
menentukan karakteristik sirkuit, nilai voltase, dan strum yang ada pada
semua titik sirkuit.
- Basis
pengetahuan pada EL merupakan prinsip umum elektronik seperti hukum OHM,
hukum kirchoff, karakteristik komponen, teori operasi transistor.
9. YESMVS
- Di
desain oleh IBM awal tahun 80-an.
- Membantu
operator komputer dan mengontrol sistem operasi MVS (Multiple Virtual
Storage).
10. ACE
- Di
desain dan dikembangkan oleh AT&T Bell Lab awal tahun 80-an.
- Sistem
Pakar troubleshooting pada sistem kabel telepon.
11. RAMALAN CUACA
Dengan diberi input tentang situasi cuaca yang sedang berlangsung,
baik lokal maupun ditempat lain, maka sistem pakar bisa menyajikan ramalan yang
akurat tentang cuaca yang akan terjadi dalam suatu periode tertentu.
XIII. CONTOH KASUS SISTEM PAKAR
Sistem pakar :
- Digunakan
untuk konsultasi.
- Sistem
pakar selalu tersedia di organisasi, sedang pakar belum tentu selalu
berada di tempat. Misal suatu keputusan harus diambil oleh manajer yang
pakar dalam suatu bidang, karena manajer ini pergi dan tidak berada di
kantor, maka keputusan yang harus diambil tertunda.
- Sistem
pakar dapat menyimpan dan mengingat pengetahuan yang sangat tidak terbatas
dan tidak kenal lelah. Oleh karena itu pekerjaan dokter akan sangat
terbantu sekali dengan SP yang diisi dengan sejumlah pengetahuan (misal
semua jenis obat dan efeknya) yang pakarnya sendiri belum tentu dapat
mengingatnya.
Contoh kasus :
Sistem pakar yang digunakan di dinas sosial negara bagian
California, Amerika Serikat. Sebelum SP digunakan, pemberian tunjangan sosial
kurang efektif karena beragamnya macam tunjangan yang diberikan dan banyaknya
aturan yang ada untuk mendapatkan tunjangan sosial. Lebih dari 3000 aturan
dibukukan untuk tunjangan sosial ini. Pada waktu seseorang melamar untuk
meminta tunjangan sosial, orang ini akan dilayani dengan pekerja sosial dan
pekerja sosial harus mengetahui aturan-aturan yang ada. Jika ada kasus khusus
dan pekerja sosial tidak memahami aturannya tetapi memutuskan hasilnya, maka
hasil keputusan dapat tidak efektif. Menyadari kelemahan-kelemahan ini maka
dinas sosial kemudian menerapkan sistem pakar yang berisi dengan knowledge base
berupa ribuan aturan-aturan ini.
Bedanya : sebelum ada SP, yang pakar adalah pekerja sosialnya dan
jika pekerja sosial kurang pakar maka dapat mengakibatkan kesalahan keputusan.
Setelah ada SP, pekerja sosial tidak harus pakar karena yang pakar adalah
sistemnya karena sistemnya berisi dengan semua aturan, sehingga mengurangi
kesalahan pengambilan keputusan.
XIV. APLIKASI SISTEM PAKAR
Berikut ini adalah
beberapa contoh aplikasi sistem pakar dalam berbagai bidang :
1. Aplikasi Sistem Pakar Dalam Bidang Ekonomi
Sistem pakar sangat berguna di bidang ekonomi, terutama dalam hal
pengambilan keputusan untuk memulai suatu investasi usaha. Apalagi pada saat
sekarang orang awam banyak kurang memahami pasar modal sehingga mereka
cenderung menggunakan intuisi daripada analisa dalam berinvestasi. Kondisi ini
mengakibatkan mereka harus menghadapi resiko yang tinggi dalam berinvestasi.
Untuk meminimumkan resiko tersebut diperlukan suatu alat seperti
sistem pakar yang mampu menganalisa sesuai dengan keadaan yang terjadi di pasar
modal, sehingga investor menjadi lebih yakin dalam berinvestasi.
Kasus yang terjadi pernah diimplementasikan ke bursa efek
Surabaya. Umumnya, dalam berinvestasi, kita akan berada pada 2 masa depan yaitu
investasi kita akan sukses dan menghasilkan uang banyak atau kita akan gagal
dan kehilangan investasi kita. Untuk memperkecil kegagalan dalam berinvestasi
perlu diadakan suatu analisa sebelum menanamkan modal.
Pengembangan sistem ini dilakukan dengan tujuan untuk membantu
menganalisa dalam proses pengambilan keputusan di bursa efek. Oleh karena itu
aplikasi system pakar yang dibuat untuk menganalisa bursa efek Surabaya yaitu
Portofolio Management System (PMS) diharapkan dapat melakukan :
- Mampu
mengambil keputusan.
- Langkah-langkah
pengambilan keputusan jelas.
- Mudah
dikembangkan lebih lanjut.
2. Aplikasi Sistem Pakar Dalam Bidang Manajerial
1. Analisis
- Interpretasi.
- Analisa
pasar untuk komoditi tertentu.
- Identifikasi
media iklan yang sesuai.
- Identifikasi
kebutuhan pelatihan.
- Diagnostik.
- Diagnosa
kelesuan perusahaan dan usaha penyembuhan.
2. Sintesa
- Penarikan
tenaga kerja.
- Strategi
penentuan harga.
- Strategi
pengembangan produk.
3. Integrasi
- Prediksi
perkembangan nilai pada bursa saham efek.
3. Aplikasi Sistem Pakar Dalam Bidang Pertahanan Dan Keamanan
Implementasi sistem pakar di bidang pertahanan militer. Bentuk
implementasi system pakar di bidang ini antara lain pada radar. Fungsi radar
secara umum ialah mendeteksi keberadaan benda di lingkungan dimana radar
berada. Jarak jangkauan radar bermacam-macam.
Semakin berkembangnya teknologi kemampuan radar semakin canggih.
Radar saat ini dapat mendeteksi keberadaan awak yang tidak dikenal, dan
menampilkan informasi yang mendukung tentang benda yang ditangkap pada radar.
Bentuk lain aplikasi sistem pakar dalam pertahanan adalah pada pesawat tempur.
Pesawat tempur memiliki kemampuan yang sangat canggih. Pada persenjataanya
dapat mengunci sasaran, rudal secara otomatis akan mengenai sasaran yang telah
ditunjuk. Pada sistem keamanan setiap perusahaan juga menerapkan sistem pakar
pada kasus otorisasi menggunakan sidik jari, pemindai retina, bahkan suara.
Keuntungan penggunaan sistem pakar pada bidang ini adalah:
- Mempertahanan
sebuah instansi atau bahkan Negara.
- Membantu
dalam sistem keamanan yang terbatas dapat dilakukan oleh manusia.
- Mengurangi
penyalahgunaan alat yang penting.
Kerugian penggunaan sistem pakar pada bidang ini:
- Penyalahgunaan
dari kelemahan sistem ini akan berakibat fatal.
- Tingkat
keamanan harus sangat diutamakan.
- Rawan
penjebolan.
4. Aplikasi Sistem Pakar Dalam Bidang Kedokteran
Bidang kedokteran sangat erat hubungannya dengan kesehatan.
Penerapan sistem pakar pada bidang ini akan sangat membantu dalam kelangsungan
hidup sesorang. Beberapa alat kedokteran saat ini sudah memanfaatkan sistem
pakar.
Ada yang sebagai penentu keputusan dan ada juga yang bekerja untuk
menyembuhkan suatu penyakit mulai yang sederhana hingga yang kronis. Contoh
alat kedokteran yang menerapkan sistem pakar di dalamnya antara lain USG
(ultrasonografi). Alat ini bekerja berdasarkan pantulan gelombang suara ultrasonik.
Banyak digunakan untuk mendeteksi janin dalam kandungan. Alat ini bekerja
dengan menerima input berupa suara yang lalu diolah menjadi sebuah informasi
berupa visual.
Alat lain yang menerapkannya adalah pengukur kadar lemak dalam
darah. Alat ini berfungsi untuk mengetahui kadar lemak dalam darah seseorang.
Terlebih dahulu diberi input yang mendukung perhitungan. Perhitungan alat ini
telah dirumuskan dengan rule base yang telah terprogram. Setelah input
dimasukkan maka alat ini secara otomatis mengolah datanya dan hasilnya berupa
keputusan.
Alat terapi kanker yang menghasilkan keputusan berupa bentuk
terapi yang otomatis dilakukan oleh alat ini. Sangat membantu memang bila tidak
terjadi kesalahan. Tetapi karena kesalahan dalam pengambilan keputusan maka
menimbulkan korban jiwa. Hal ini yang tidak diinginkan dari penerapan sistem
pakar pada dunia kesehatan.
Seharusnya alat-alat yang dilengkapi sistem pakar pada bidang ini
hanya bersifat membantu menghasilkan keputusan bukan secara otomatis melakukan
tindakan. Bagaimana pun keputusan final tetap berada pada tangan ahlinya. Dan
sistem pakar tercanggih adalah manusia. Sistem pakar yang diterapkan
semata-mata hanya sebagai pendukung keputusan. Bila mana dimungkinkan untuk
kerja otomatis, itu juga hanya mengerjakan input yang merupakan keputusan dari
ahli di bidangnya (dokter/spesialis).
Dari berbagai contoh sistem pakar di bidang kedokteran tampak
beberapa keuntungan dan kerugian dalam penerapannya. Keuntungan dan kerugian
inilah yang sebaiknya dicermati dalam pembuatan dan penggunaannya di bidang
kedokteran ini.
Keuntungan yang dapat diambil antara lain:
- Membantu
dalam menghasilkan keputusan berupa analisa suatu penyakit.
- Membantu
tugas yang tidak dapat dilakukan secara manual oleh manusia.
- Memudahkan
untuk penyembuhan.
Kerugian yang dapat terjadi antara lain:
- Error
yang terjadi saat pengambilan keputusan.
- Rule
base yang harus sesuai dengan kondisi setiap pasien.
- Efek
samping dari tindakan yang dilakukan oleh alat.
TUGAS SOFTSKILL
1. Berikan Penjelasan anda tentang sistem pakar!
Teknologi sistem pakar
adalah Sistem yang menjadi acuan dari pengetahuan manusia dalam bentuk program komputer
dan menggunakan tersebut agar di kombinasi dengan system pakar dan dapat
menyelesaikan sebuah masalah dengan cepat
2. Berikan contoh yang anda ketahui pada
teknologi sistem pakar!
DENDRAL, merupakan sistem pakar untuk membantu user mengidentifikasi struktur molekular campuran kimia yang tidak dikenal.
-XCON & XSEL, merupakan sistem
pakar untuk membantu konfigurasi sebuah sistem komputer
-MYCIN, merupakan sistem pakar medical yang bisa mendiagnosa penyakit
-MYCIN, merupakan sistem pakar medical yang bisa mendiagnosa penyakit
dan merekomendasikan pengobatannya kepada
user.
-FOLIO, merupakan sistem pakar untuk
memberikan keputusan bagi seorang manajer dalam hal stok broker dan investasi.
3. Berikan Saran/Pendapat anda!
Saran saya untuk makalah system
pakar ini agar dapat di permudah pembaca untuk memahami dari inti makalah ,agar
banyak orang yang lebih memahami system pakar , dikarnakan sytem pakar
sangatlah penting untuk kehidupan .
Komentar
Posting Komentar