Design dan strategi .
Secara umum pendidikan merupakan usaha untuk menambah pengertian,
kecakapan, sikap belajar, dan pengalaman. Belajar mengajar merupakan suatu
sistem interaksi belajar di dalamnya. Sumber belajar merupakan daya yang bisa
dimanfaatkan untuk kepentingan proses belajar mengajar. Oleh karena itu
terdapat desain pembelajaran untuk melaksanakan pengajaran, proses pembelajaran
memerlukan sebuah perancanaan agar yang dilakukan dapat menghasilkan seperti
yang diharapkan
Masalah yang sering dihadapi pengajar dalam proses pembelajaran adalah
bagaimana pengajar menyampaikan pesan materi dengan strategi pembelajaran. Di
dalam penyusunan strategi hanya sampai pada proses penyusunan rencana kerja,
belum sampai pada tindakan. Sehubungan dengan itu untuk membantu pengajar agar
dapat melaksanakan proses pembelajaran dengan baik perlu disusun rambu-rambu
pemilihan dan pemanfaatan strategi pembelajaran sehingga dapat mencapai tujun
yang diharapkan.
Dalam pembelajaran dan pendidikan seiring dengan berkembangnya
pendidikan dan sistem pendidikan di Indonesia, seluruh elemen masyarakat,
utamanya yang terkait langsung dengan pendidikan dituntut untuk lebih kreatif
dan profesional untuk mengembangkan pendidikan. Selain itu, para pelaku
pendidikan juga diharapkan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan bersama
sesuai dengan kebutuhan dan tantangan pendidikan.
Manajemen
layanan sistem informasi adalah suatu metode pengolahan sistem Teknologi
Informasi (TI) yang secara filosofis terpusat pada perspektif konsumen/pemakai
layanan TI terhadap bisnis perusahaan.Istilah manajemen layanan sistem
informasi tidak berasal dari suatu organisasi, pengarang, atau pemasok tertentu
dan awal penggunaan frasa ini tidak terlalu jelas kapan di mulainya.
Manajemen Layanan TI atau manajemen layanan yang mempunyai dukungan
besar dari TI / IT service management or IT service support management( ITSM
atau ITSSM) mengacu pada pelaksanaan dan pengelolaan dari kualitas layanan TI
yang memenuhi semua kebutuhan bisnis. Layanan manajemen TI dilakukan oleh
penyediaan layanan TI melalui kombinasi yang sangat tepat dari teknologi,
manusia, proses dan informasi.
Strategi Layanan Sistem Informasi
Di dalam bisnis, strategi adalah suatu rancangan untuk membantu suatu
organisasi mengalahkan pesaing nya dan strategi bisnis dapat menciptakan
peluang baru. Meskipun banyak system informasi di bangun untuk memecahkan
masalah, banyak juga yang lain dibangun untuk meraih peluang. Sistem informasi
yang membantu meraih peluang disebut Strategi Sistem Informasi. Strategi ini
dapat dikembangkan sejak awal mula, atau dapat dikembangkan dari strategi
system informasi yang telah ada pada organisasi. Strategi sistem informasi
dapat memperoleh pelanggan sebanyak-banyaknya dengan memberikan pelayanan
sesuai keinginan pelanggan. Teknologi Informasi berperan penting dalam
kontribusinya pada strategi bisnis
Resiko dari Layanan Sistem Informasi
Resikonya adalah ketika ada permintaan dan ditangani kurang baik oleh si
pengelola maka akan menjadi sumber resiko bagi penyedia layanan. Hal untuk
memperkecil kemungkinan resiko itu terjadi bisa dilakukan dengan memberikan
pengetahuan tentang produk yang sedang tersedia maupun yang sedang habis.
Penyedia SI/TI
Salah satu Penyedia Layanan TI adalah layanan cloud computing di
Indonesia yang bisa memberikan solusi tepat untuk kemajuan bisnis.
Perusahaan-perusahaan tersebut memberikan kemudahan bagi siapa saja yang ingin
menjalankan bisnis lebih mudah dan melakukan penghematan biaya operasonal terutama
biaya TI. Layanan yang diberikan oleh perusahaan tersebut bisa Anda pilih
sesuai kebutuhan perusahaan. Sama halnya dengan layanan lainnya, cloud
computing juga memiliki berbagai pilihan layanan yang bisa disesuaikan dengan
kebutuhan klien. “Zaman sekarang dituntut serba cepat, siapa cepat dia
dapat”.Cloud computing memanfaatkan internet dengan jangkauan luas dan cepat
untuk membantu Anda menyediakan dan menyimpan data dengan mudah melalui
jaringan internet.
4 Strategi :
- Perspektif: Visi untuk menentukan arah dan tujuan dalam bertahan dalam
pasar dunia.
- Position: Memanfaatkan keunikan posisi sebagai dasar untuk
berkompetisi.
- Plan: Rencana bagaimana provider layanan akan meraih visinya
- Pattern: Pola dasar yang dilakukan berulang dalam pengambilan
keputusan yang biasanya berdasarkan tema pokoknya.
Aset Strategis
Penggunaan ITIL dapat mengubah kemampuan manajemen layanan menjadi aset
strategis, dengan menggunakan Manajemen Layanan untuk memberikan dasar bagi
kompetensi inti, kinerja khusus dan keuntungan tahan lama, serta meningkatkan
potensi penyedia layanan dari:
- Kapabilitas: kemampuan penyedia layanan (dalam
hal manajemen, organisasi proses, pengetahuan dan orang‐orang) untuk mengkoordinasikan, mengendalikan dan menyebarkan sumber daya
- Sumber daya: masukan langsung untuk memproduksi
layanan, misalnya keuangan, modal, infrastruktur, aplikasi, informasi dan orang‐orang.
Selain itu Manajemen Layanan nantinya atau bahkan sudah menggunakan
proses otomatisasi yang menjadi bagian dari asset strategis untuk menghemat
sumber daya manusia. Proses penggunaan peralatan otomatis yang memiliki sistem
kerja sistematis. Otomatisasi akan berdampak pada pengurangan penggunaan tenaga
manusia, yang tentu saja akan menimbulkan masalah tersendiri dikemudian harinya.
Design
asaran Desain Layanan
1. Desain Desain Layanan merupakan elemen penting dalam proses perubahan bisnis. Peran Desain Layanan dalam proses perubahan bisnis dapat didefinisikan sebagai Desain yang tepat dan inovatif layanan TI, termasuk arsitekturnya, proses, kebijakan dan dokumentasi, untuk memenuhi kebutuhan sekarang dan masa depan bisnis yang telah disepakati.
Tujuan dan Slayanan untuk mempertemukan manfaat
bisnis yang telah disetujui.
Aspek Utama dari design layanan antara lain :
- Solusi layanan baru atau perubahan.
- Sistem manajemen layanan dan perangkatnya, khususnya Portfolio Layanan.
- Arsitektur teknologi dan sistem manajemen.
- Proses, peran dan kemampuan.
- Metode pengukuran dan satuan.
2. Desain proses untuk menunjang sikus hidup
layanan.
3. Mengidentifikasi dan mengelola resiko.
4. Desain keamanan dan kerentanan infrastuktur
TI, lingkungan layanan, arsitektur, kerangka kerja, dan dokumen untuk menunjang
desain dari kuaitas solusi TI.
5. Membangun keahlian dan kemampuan dalam TI.
6. Berkontribusi terhadap keseluruhan peningkatan
kualitas layanan TI.
(SDP)
Mendefinisikan seluruh aspek dalam layanan TI dan keseluruhan
persyaratan dari setiap tingkatan dalam siklus hidup layanan. SDP dihasilkan
untuk setiap layanan TI baru, perubahan mayor, atau layanan TI yang dikeluarkan.
Komentar
Posting Komentar